Posts

Showing posts from March, 2018

CONTOH BAB III (Simpulan ) MAKALAH TENTANG PROBLEM BASED LEARNING/PBL

BAB III PENUTUP 3.1   Simpulan        Lulusan SMK yang berkualitas, kompetitif dan siap bekerja   pada bidang keahliannya masing-masing akan mengurangi dominasi angka pengangguran di Indonesia. Guru yang berperan sebagai fasilitator, mentor dan motivator dalam proses pembelajaran dituntut untuk terus mengembangkan kreativitasnya dengan inovasi-inovasi baru guna mendapatkan metode pembelajaran yang efektif dalam menghasilkan lulusan berkualitas dan berkarakter.Guna mendapatkan Inovasi-inovasi baru dalam proses pembelajaran, para pendidik harus lebih beraniberkreasi mencoba   mengimplementasikan berbagai metode pembelajaran ysng berpusat pada siswa ( student centered ).           Problem Based Learnig (PBL) merupakan salah satu metode pembelajaran inovatif   yang berpusat pada siswa,   karenamelibatkan siswa secara kolaboratif dalam satutim kecil untuk memecahkan suatu permasalahan pembelajaran. Mode...

CONTOH LATAR BELAKANG MASALAH...MAKALAH TENTANG... PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

BAB I PENDAHULUAN                                                                        1.1.         Latar Belakang Masalah        Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2015 merilis angka pengangguran di Indonesia meningkat sebanyak 320 ribu jiwa dimana lulusan SMK lebih mendominasi angka pengangguran tersebut. Hal ini tentunya harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK guna mengurangi atau bahkan menuntaskan angka pengangguran.Pemerintah Indonesia sebenarnya sejak tahun 2009 melalui Departemen Pendikan   Nasional (kini Kemendikbud) sudah...

IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING PADA PROSES PEMBELAJARAN KOMPETENSI MENGELOLA PERTEMUAN/RAPAT DI KELAS X ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK STRADA DAAN MOGOT

Image
                Pada awal proses pembelajaran guru mengarahkan para siswa untuk   membentuk tim kerja sebanyak 3 kelompok dengan jumlah anggota dalam satukelompok berisi 12 orang, satu kelompok berisi 11. Setiap kelompok   mempunyai seorang Chair Person (Ketua), seorang Scribe Juru Tulis/Sekretaris) untuk mencatat seluruh hal-hal penting selama kegiatan pembelajaran pada satu buku khusus dan, semua siswa bergantian menjadi Tutor . Guru menjadi Facilitator wajib memandu jalannya proses PBL dan mengarahkan juru tulis dalam mencatat hal apa saja yang dianggap penting selama proses kegiatan.Indikator dari keberhasilan siswa adalahkemampuan membuat Undangan Rapat, Agenda Rapat, Daftar Acara Rapat dan yang paling esensial adalah mampu menjadi seorang notulis yang handal (mampumembuat notulen dengan cepat, valid dan sesuai dengan sistematika yangberlaku).        ...