Analisis Pengadaan Sarana dan Prasarana | Sarpras Mission 11
CINOET & CINUS
ANALISIS PENGADAAN SARPRAS
Setelah mempelajari klasifikasi sarpras, prioritas, anggaran, alur pengadaan, dan quality control, sekarang kamu naik level menjadi Junior Procurement Analyst.
Tugasmu bukan sekadar memilih barang. Kamu harus mampu menjawab: apa yang benar-benar dibutuhkan, mengapa dibutuhkan, mana yang paling mendesak, dan pilihan mana yang paling efisien?
๐ฏ Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami prinsip pengelolaan sarana dan prasarana perkantoran serta menganalisis kebutuhan, menentukan prioritas, memilih alternatif pengadaan, dan mengambil keputusan pengadaan secara efektif, efisien, aman, dan bertanggung jawab.
๐ Tujuan Pembelajaran (TP)
“Kalau ada banyak permintaan dari pengguna, apakah semuanya harus langsung dibeli?”
“Tidak. Kita harus menganalisis kebutuhan dan risikonya terlebih dahulu. Pengadaan yang baik dimulai dari keputusan yang tepat.”
๐ Need or Want?

๐ Baca dan Pahami
Analisis pengadaan tidak dimulai dari katalog barang. Pengadaan dimulai dari masalah dan kebutuhan pengguna. Sebuah barang mungkin terlihat menarik, modern, atau sedang banyak digunakan, tetapi belum tentu menjadi prioritas sekolah.
Kebutuhan berkaitan dengan sesuatu yang diperlukan agar pekerjaan, pelayanan, pembelajaran, keselamatan, atau administrasi dapat berjalan dengan baik. Keinginan lebih berkaitan dengan peningkatan kenyamanan, tampilan, atau preferensi yang belum mendesak.
Seorang analis sarpras perlu bertanya: Jika barang ini tidak dibeli sekarang, apa dampaknya? Apakah pekerjaan berhenti? Apakah keselamatan terganggu? Apakah ada alternatif? Berapa banyak pengguna yang terdampak?
Challenge A — Klasifikasi Keputusan
Challenge B — HOTS Singkat
๐ Mission 1 Completed!
Kamu sudah mampu melihat masalah sebelum memilih barang.
๐ Priority Matrix

๐ Baca dan Pahami
Prioritas pengadaan tidak hanya ditentukan oleh harga. Gunakan minimal empat pertimbangan: urgensi, dampak terhadap pekerjaan, keselamatan/risiko, dan jumlah pengguna yang terdampak. Anggaran menjadi batas yang harus diperhitungkan setelah kebutuhan dianalisis.
| Kriteria | Pertanyaan Analisis |
|---|---|
| Urgensi | Apakah harus ditangani segera? |
| Dampak | Apakah pekerjaan/pembelajaran terganggu? |
| Keselamatan | Apakah ada risiko kecelakaan atau kerusakan? |
| Jangkauan | Berapa banyak pengguna yang terdampak? |
Challenge — Pilih Prioritas #1
๐ Mission 2 Completed!
Prioritasmu sudah mempertimbangkan risiko, bukan sekadar keinginan.
๐ Supplier Analyst

๐ Baca dan Pahami
Harga pembelian hanyalah satu bagian dari keputusan. Supplier yang baik perlu dibandingkan dari spesifikasi, kualitas, garansi, layanan purna jual, waktu pengiriman, dan biaya penggunaan. Untuk barang yang dipakai setiap hari, biaya tinta, listrik, suku cadang, atau perawatan juga dapat memengaruhi efisiensi.
Challenge — Bandingkan Dua Supplier
| Aspek | Supplier A | Supplier B |
|---|---|---|
| Harga printer | Rp2.900.000 | Rp3.400.000 |
| Garansi | 3 bulan | 2 tahun |
| Kapasitas | Rendah | Tinggi |
| Biaya tinta | Lebih mahal | Lebih efisien |
| Layanan | Hanya toko | Service resmi |
๐ Mission 3 Completed!
Kamu mulai berpikir tentang value, bukan sekadar harga.
๐งฎ Total Cost & Risk
๐ Baca dan Pahami
Keputusan pengadaan yang tampak murah dapat menjadi mahal jika barang cepat rusak, tidak memiliki garansi, membutuhkan biaya perawatan tinggi, atau mengganggu pekerjaan. Karena itu, analis sarpras perlu melihat Total Cost of Ownership (TCO) secara sederhana: harga awal + biaya penggunaan/perawatan + risiko biaya akibat kerusakan atau downtime.
HOTS: pilihan terbaik bukan selalu harga terendah, tetapi alternatif yang memberikan manfaat paling sesuai dengan kebutuhan dengan risiko dan biaya yang dapat dipertanggungjawabkan.
Challenge — Hitung Secara Sederhana
Laptop B: Rp7.500.000 + estimasi perawatan Rp500.000 selama 3 tahun + garansi 2 tahun.
Jika kebutuhan administrasi sama-sama terpenuhi, pilihan mana yang lebih rasional?
๐ง Risk Check
๐ Mission 4 Completed!
Kamu sudah mampu melihat biaya dan risiko di balik harga.
๐ Procurement Boss Challenge
“Sekarang bukan waktunya memilih berdasarkan selera. Kita harus membuktikan bahwa keputusan kita masuk akal.”
“Baca kasusnya baik-baik. Jawaban singkat, tetapi alasanmu harus menunjukkan analisis.”
๐ FINAL CASE FILE
Sebuah sekolah memiliki dana Rp12.000.000. Kondisi saat ini: printer TU sering rusak, 6 kursi kerja sudah tidak ergonomis, ruang praktik belum memiliki APAR, dan ada permintaan membeli dekorasi baru. Tim pengadaan menemukan dua pilihan printer. Printer A lebih murah Rp2.800.000 tetapi garansi 3 bulan. Printer B Rp3.500.000 dengan garansi 2 tahun dan biaya tinta lebih efisien. Perbaikan instalasi listrik ruang praktik juga membutuhkan Rp3.000.000.
Gunakan prinsip kebutuhan → urgensi → keselamatan → manfaat → kualitas → biaya → risiko.
0/8 keputusan benar
Mission Completed!
๐ Hasil Belajar
“Hebat! Sekarang kamu tidak hanya tahu apa yang harus dibeli, tetapi tahu mengapa harus dibeli.”
“Itulah cara berpikir seorang Sarpras Analyst: objektif, teliti, aman, efisien, dan bertanggung jawab.”
Comments